Sorot Lampu di Lantai

Oleh A.P. Edi Atmaja

Berpendar satu-dua-satu
Sorot lampu di lantai

Nyamuk-nyamuk merubung
berbisik-bisik
Mengaduh: membikin gaduh

Kegetiran yang sia-sia
Kebodohan yang memilukan
Kefanaan yang tak acuhkan keabadian

[Tembalang, 15112011]

2 Respon untuk Sorot Lampu di Lantai

  1. sonny mengatakan:

    puisi yang pendek tetapi menarik gan…salam kenal :)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s